Selasa, 29 Maret 2016

PENULIS MUDA

PENULIS MUDA

Ari Yudiarto

Lihatlah sesosok lelaki muda
Pena, kertas, dan cairan tinta bagai sahabatnya
Tetesan tinta itu di titikkan di secarik kertas
Kertas dianggapnya bagai kulitnya
Pena bagai tulangnya
Bahkan tinta bagai aliran darahnya

Tinta dan pena ini membuat hasta dan sendi bergetar
Getaran yang mengalir dari sengatan yang mengalir dari hatinya
Kadang Ia menunduk, mendongak, dan menoleh kekanan kekiri
Mencari referensi agar tintanya berguna 

Ia adalah seorang pecinta
Bukan pecinta wanita
Melainkan pecinta. . .TULISAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar