Senin, 08 Agustus 2016

KUPU-KUPU SENJA

KUPU-KUPU SENJA

Ari Yudiarto
Kupu-kupu senja
Bawalah aku terbang
Menuju nirwana keabadian
Andai itu mempu melebur semua
Semua yang menjadi kenangan
Kenangan pahit dalam hidup ini

Kupu-kupu senja
Angkatlah raga ini menuju Khayangan
Agar kutemui bidadari
Kutemui sosok putih
Putih, gagah nan perkasa
Yang mempu membawaku dalam bahagia

Sang kupu-kupu senja
Kupercaya kau ada
Kupercaya kau pun akan datang
Datang saatku bersujut pada sang Pencipta
Dan Kau akan menghantarkanku
Menuju singgasana nan indah
Yang Insan menyebutnya SURGA

Senin, 23 Mei 2016

BERDIRILAH

BERDIRILAH

Ari Yudiarto

Terjatuhnya rintikan hujan ini 
Seakan melelehkan fikiran malas
Rasa malas yang membuatku terpuruk
Terpuruk dalam menjalani pahitnya dunia ini

Kucoba mengusir segala keraguan ini
keraguan yang semakin membuatku hancur
Kenyataan yang belu, berpihak kepadaku

Namun aku yakin
Hari ini aku jatuh
Tapi tidak !!!!!
Tak akan jatuh untuk hari esok
Karena semua berawal dari jatuh
Kita jatuh untuk bangkit
Bahkan kita bangkit karena jatuh

 Kubuktikan kepada semua
Bukti untuk kalian
Bukti bahwa aku bisa
Karena pada hakikatnya
Semua akan idah
Semua akan sukses
Dan semua pasti akan bngkit
jika kita punya semangat untuk berdiri

Selasa, 17 Mei 2016

MOTIVASI TINGGI

MOTIVASI TINGGI

Ari Yudiarto
Ketika senja menuju malam
Seketika itu kutapakkan kaki ini ke bumi
Tak terasa rubuan langkah 
Kaki ini menapaki luasnya bumi
Bumi yang penuh cerita
Cerita suka
Bahkan cerita duka

Seketika itu pula aku hentikan tapakanku
Berhenti untuk merenung
Merenung dalam sebuah lamunan
HAI..... terdengar seruan suara di depanku
Suara yang memecah lamunku
Seolah menyadarkanku
Sadar dari tidur panjang

Aku pun bertanya dalam benak
Mengapa aku seperti ini
Mengapa aku merasa sulit
Bahkan tertatih untuk melewati masaku

Teriakku dalam hati
Ayo bangkit !!!
Bangkit !!!
Bangkit dari keterpurukan
Dan menjelma
Menjelma menjadi sebuah motivator
Motivator dalam hidup
Aku menyebutnya MOTIVASI TINGGI
Untuk tetap dan berkembang dan berkarya

Rabu, 20 April 2016

Kamu

                            Kamu

                        Ari Yudiarto

Keheningan malam ini
Membuat suasana hati ini
Semakin sunyi
Sunyi dan kosong

Meski aku menyayangimu
Tetapi aku tak tahu
Tak tahu apa kau mecintaiku
Apa kau mencintaiku
Tapi aku yakin
suatu saat kau akan menyayangiku
Karna semua butuh proses

Kecantikanmu telah memikatku
Bagaikan bulu perindu
Kecantikanmu sungguh
menyenangkan  hati ini

Jumat, 08 April 2016

SANG PENCERDAS

SANG PENCERDAS

  Ari Yudiarto


Dibalik amarahmu tersimpan beribu kasih sayang
Didalam senyummu mengandung jutaan ilmu
Tanpamu hasta ini tak mampu menitikkan tinta tinta kehidupan
Tanpa hadirmu mata ini tak akan mampu mengerti tulisan
Dan tanpe jiwamu mulut ini tak kan mampu mengucap sepenggal kata

Hai penyelamat bangsa. . . .
Jadikan kami seperti serdadu-serdadu pasukan perang
Perang dan bertempur melawan kejahiliahan
Selamatkan anak bangsa kami
Dari krjamnya dunia ini

Sahabatku. . . .
Nafasmu adalah hembusan doa bagi kami
Kata;katamu adalah pencerah bagi kami
Visi dan misimu adalah penyelamat bagi kami
Kau adalah oahlawan
Bukan pahlawan nasional
Bukan pahlawan Revolusi
Bahkan pahlawan kesiangan
Melainkan pahlawan. . .TANPA TANDA JASA

Selasa, 29 Maret 2016

PENULIS MUDA

PENULIS MUDA

Ari Yudiarto

Lihatlah sesosok lelaki muda
Pena, kertas, dan cairan tinta bagai sahabatnya
Tetesan tinta itu di titikkan di secarik kertas
Kertas dianggapnya bagai kulitnya
Pena bagai tulangnya
Bahkan tinta bagai aliran darahnya

Tinta dan pena ini membuat hasta dan sendi bergetar
Getaran yang mengalir dari sengatan yang mengalir dari hatinya
Kadang Ia menunduk, mendongak, dan menoleh kekanan kekiri
Mencari referensi agar tintanya berguna 

Ia adalah seorang pecinta
Bukan pecinta wanita
Melainkan pecinta. . .TULISAN

GROBOGAN

GROBOGAN

Ari Yudiarto

Rumah tanpa atap adalah julukanmu
Selalu melindungiku dari sengat matahari dan hujan
Hijaumu takakan luntur dan lenyap
Karna kau tempatku dibesarkan

Walau sekarang ku tak bersamamu
Namun kau slalu ada dalam jiwa
Ku banyang jika kau takada
Aku pun tak akan ada

Kau adalah aku
Aku adalah bagian darimu
Ku rindu semua ke elokanmu 
Karna kau kota terindah

Kau menyimpan berjuta kenangan
Hutan lebat bagai paru-paru dunia
Sungai bagai alirah darah dunia
Wisata membuat mata tarbelalak
Bersemilah kotaku
Bersemilah Grobogan
Daerah kecil yang berarti bagiku